Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Mobil diparkir di kawasan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) di Jakarta, Rabu (12/9/2018). - JIBI/Abdullah Azzam
Lihat Foto
Premium

Kucuran Pelumas PPnBM Segera Berakhir, Emiten Otomotif Mampu Jaga Akselerasi?

Harapan pelaku industri otomotif terkait perpanjangan diskon pajak penjualan atas barang mewah atau PPnBM hingga tahun depan hampir dipastikan pupus.
Tim Bisnis Indonesia
Tim Bisnis Indonesia - Bisnis.com
25 November 2021 | 08:55 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Stimulus pemerintah dalam bentuk diskon pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) untuk mobil tertentu berada di pengujung jalan.

Pemerintah sebelumnya telah memperpanjang diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) 100 persen untuk mobil berkapasitas mesin kurang dari 1.500 cc hingga Desember 2021.

Kebijakan tersebut tercatat telah dua kali diperpanjang oleh pemerintah. Pada awalnya pembebasan pajak barang mewah mobil 1.500 cc hanya berlaku hingga Juni 2021, tetapi kemudian dilanjutkan hingga Agustus 2021.

Terakhir, Kementerian Keuangan menerbitkan aturan anyar yang menyatakan PPnBM 100 persen berlaku hingga akhir tahun atau Desember 2021. Kebijakan yang sempat diragukan ini, nyatanya telah mengkerek naik utilisasi pabrik roda empat tahun ini.

Dalam catatan Kementerian Keuangan, bila dibandingkan dengan tahun 2020, sepanjang Januari–Juli 2021, penjualan mobil dari diler ke konsumen atau retail telah tumbuh 38,5 persen. Dengan peningkatan penjualan tersebut, para produsen kendaraan bermotor pun dapat kembali beroperasi dengan kapasitas yang lebih tinggi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top