Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Alat berat bekerja dalam pembangunan apartemen di Jakarta saat pandemi Covid-19 menerjang. - Bloomberg / Dimas Ardian
Premium

Menimbang Saham Cuan dalam IDX Properti

11 Juni 2021 | 15:15 WIB
Sejumlah saham sektor properti dalam periode insentif pembebasan PPN sejak Maret 2021 mengalami penguatan hingga dua digit bahkan hingga tiga digit atau ratusan persen.

Bisnis.com, JAKARTA - Kebijakan pemerintah memberi dukungan bebas PPN bagi rumah tapak dan rumah susun dari Maret-Agustus 2021 membawa perubahan kinerja yang kuat bagi emiten properti. Kinerja prapenjualan bahkan telah meningkat dalam 5 bulan pertama tahun ini sebelum insentif digulirkan.

Lonjakan kinerja penjualan ini kemudian direspon investor pasar modal. Saham-saham sektor properti mengalami peningkatan harga, namun saat yang sama sebagian lainnya justru mengalami pelemahan. 

Berdasarkan data Bloomberg per 10 Maret 2021, saham-saham pengembang perumahan yang tergabung dalam IDXProperti dipimpin oleh PT Star Pacific Tbk. (LPLI) yang mengalami lonjakan harga kuat ke level Rp320. Bahkan dalam penutupan sesi satu perdagangan hari ini, Jumat (11/6/2021), harga saham LPLI masih melanjutkan reli ke level Rp370. 

Menyusul di belakangnya adalah BKSL menguat (30 persen), KIJA (25,44 persen), POLI (46,91 persen), RDTX (45,28 persen), HOMI (57,09 persen), RODA (59,26 persen), MMLP (17,47 persen dan LPLI (185,71 persen). 

Sedangka emiten Properti yang mengalami pelemahan dalam periode Maret sampai 10 Juni adalah POLL, KOTA, PWON, BSDE, CTRA, MPRO, LPKR, MKPI, ASRI hingga DMAS (lihat tabel). 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top