Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan mengamati pergerakan saham di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (19/11/2020). - Bisnis/Arief Hermawan P
Premium

ARTO, EMTK, TLKM, CPIN Jadi Motor IHSG, Saham Mana Layak Koleksi?

09 Juni 2021 | 13:40 WIB
Empat emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp100 triliun menjadi penggerak IHSG sepanjang periode berjalan 2021. Emiten mana yang masih menarik untuk dikoleksi?

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten big caps PT Bank Jago Tbk. (ARTO), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) menjadi penggerak IHSG yang mulai memasuki fase uptrend. 

Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks harga saham gabungan (IHSG) parkir di level 5.999,369 akhir sesi Selasa (8/6/2021). Secara year to date (ytd), laju indeks komposit mulai kembali ke zona hijau dengan menguat 0,34 persen.

Investor asing masih mencetak net buy atau beli bersih Rp13,63 triliun hingga Selasa (8/6/2021). Namun, investor domestik mendominasi transaksi berjalan sebesar 75 persen secara ytd.

Penguatan IHSG masih tertahan emiten-emiten berkapitalisasi pasar jumbo atau big caps yang masih terkoreksi secara ytd. PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dengan kapitaliasi pasar Rp209 triliun sudah terkoreksi 25,5 persen hingga akhir sesi Selasa (8/6/2021) memimpin daftar laggards. 

Di bawah UNVR, ada nama PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dengan kapitalisasi pasar Rp785 triliun yang terkoreksi 5,0 persen sepanjang periode berjalan 2021.

Selain UNVR dan BBCA, tiga emiten big caps lain dalam daftar laggards yakni PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP), PT Astra International Tbk. (ASII), dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top