Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Aksi penambahan modal melalui penerbitan saham menjadi pilihan pemegang saham Bank. - Bisnis.com
Premium

Menakar Emiten Bank Penyelenggara Rights Issue

05 Mei 2021 | 11:26 WIB
Sejumlah emiten bank seperti BJBR, BEKS, hingga BMAS melakukan aksi tambah modal pada 2021 ini.

Bisnis.com, JAKARTA - Penguatan modal terus dilakukan sejumlah bank untuk menyambut menguatnya perekonomian. Aksi ini diyakini akan semakin menjadi pilihan jika  sinyal penguatan ekonomi berlanjut. 

Metode penguatan model yang paling banyak dipilih emiten perbankan adalah skema hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue. Penghimpunan modal melalui pelepasan saham baru ini memberi keleluasaan bagi bank untuk mengoptimalkan penggunaan penambahan modal. 

Pada kuartal I/2021 lalu, rights issue emiten bank diselenggarakan oleh PT Bank Jago Tbk. (ARTO) dengan nilai emisi Rp7,05 triliun serta PT Bank Mayapada International Tbk. (MAYA) dengan emisi senilai Rp1,99 triliun.

Memasuki pertengahan kuartal II/2021, PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP) juga menyampaikan rencana serupa. Bank dalam konglomerasi Hary Tanoesoedibjo itu berencana menerbitkan saham baru dengan jumlah 14,23 miliar dan skema penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) dengan jumlah 2,53 miliar. Sehingga total saham yang dilepas mencapai 16,76 miliar lembar. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top