Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi perdagangan saham
Premium

Saham-Saham Volume Tertinggi, Ada yang Masuk Portofolio Anda?

13 April 2021 | 06:15 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan, Senin (12/4/2021), mencatat penurunan terbesar sejak 28 Januari 2021 dengan turun 2 persen dan kembali mengantarkan indeks melorot ke bawah level psikologis 6.000 atau tepatnya 5.948,56.

Bisnis.com, JAKARTA — Pada akhir Maret, IHSG kembali ke level 5.000-an setelah bercokol di atas level psikologis 6000-an sejak awal tahun ini.

Seiring dengan musim laporan keuangan tahunan yang tak cukup meyakinkan, saham sejumlah emiten dilanda aksi jual dan menyebabkan harga sahamnya terpapar auto reject bawah alias ARB dan bahkan berkali-kali. IHSG pun mulai panas dingin sejak awal April.

Meski demikian tak sedikit juga saham-saham yang aktivitasnya justru meningkat saat indeks sedang merah merona.

Aktivitas dan volatilitas sejumlah saham-saham tersebut dapat dilihat dari volume transaksi saham. Satuan volume dinyatakan dalam lot, di mana 1 lot setara dengan 100 saham.

Adapun, volume transaksi perdagangan saham ini biasanya dijadikan sebagai ukuran likuid atau tidaknya sebuah saham. Makin besar volume, maka saham tersebut semakin likuid. Sebagai investor, ketika target harga yang ditentukan tercapai, tentu Anda tak ingin kesulitan menjual saham yang dimiliki kan?

Volume transaksi yang tinggi menunjukkan saham yang bersangkutan ramai ditransaksikan, baik posisi beli maupun jual.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top