Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Rumah potong milik Widodo Makmur Unggas. - Dok. Widodo Makmur Unggas
Premium

Downsize Target Dana Widodo Makmur Unggas di Lantai Bursa dan Prospek IPO 2021

26 Januari 2021 | 15:54 WIB
PT Widodo Makmur Unggas Tbk. memutuskan untuk memangkas jumlah saham yang dilepas dalam aksi IPO akhir bulan ini. Adakah kaitannya dengan kondisi pasar yang dinilai tidak kondusif?

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah digadang-gadang menjadi emiten baru dengan nilai Initial Public Offering (IPO) terbesar kedua pada awal 2021, PT Widodo Makmur Unggas Tbk. justru memutuskan untuk memangkas jumlah saham yang dilepas ke publik. Dari target awal hingga Rp1,2 triliun, kini dana segar yang akan diperoleh turun menjadi hanya Rp349,41 miliar.

Sebelumnya, Widodo Makmur Unggas (WMU) memproyeksi melepas sebanyak-banyaknya 5,92 miliar saham dan setara 35 persen dari modal yang ditempatkan serta disetor setelah IPO. Namun, perseroan akhirnya hanya menawarkan 1,94 miliar saham atau setara 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

"Keseluruhan saham tersebut ditawarkan kepada masyarakat dengan harga penawaran Rp180 setiap saham, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan FPPS [Formulir Pemesanan Pembelian Saham]. Jumlah Penawaran Umum Perdana Saham adalah sebesar Rp349.411.770.000," demikian disampaikan dalam keterangan tertulis, Senin (25/1/2021).

Padahal, perusahaan yang bergerak di sektor unggas ini sebelumnya diyakini mampu meraup dana segar tertinggi kedua pada awal tahun ini setelah PT FAP Agri Tbk. (FAPA). Emiten perkebunan kelapa sawit itu listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (4/1), dengan meraih dana segar hingga Rp1 triliun.

Dalam keterangan resminya, WMU menyatakan downsize dilakukan untuk menjaga minat investor di pasar sekunder (secondary market) menjadi lebih baik.

"Kami ingin menjaga performa saham di pasar sekunder tetap berjalan baik dan stabilitas demand terjaga. Sebagai korporasi yang terus tumbuh, perseroan pun akan terus melebarkan sayap bisnisnya di sektor poultry," papar Direktur Utama WMU Ali Mas'adi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top