Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Presiden Joko Widodo (tengah) bersiap disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 produksi Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021). Penyuntikan perdana vaksin Covid-19 ke Presiden Joko Widodo tersebut menandai dimulainya program vaksinasi di Indonesia. ANTARA FOTO/HO - Setpres/Agus Suparto
Premium

Jokowi Sudah Divaksin, Sektor Saham Mana Paling Cepat Bugar?

14 Januari 2021 | 04:30 WIB
Sejumlah sektor saham masih memiliki prospek cerah di tengah pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang telah melambung tinggi hingga proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia resmi dimulai.

Bisnis.com,JAKARTA — Indonesia resmi memasuki babak baru proses vaksinasi Covid-19 yang ditandai dengan penyuntikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (13/1/2021).

Jokowi menjadi orang pertama di Indonesia yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 buatan Sinovac asal China. Vaksinasi tahap awal rencananya akan diberikan kepada 1,3 juta tenaga kesehatan yang tersebar di 34 provinsi.

Euforia vaksinasi telah melambungkan laju pasar saham RI. Para pelaku pasar seolah tidak menggubris pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa hingga Bali yang berlangsung mulai Senin (11/1/2021).

Data Bloomberg menunjukkan indeks harga saham gabungan (IHSG) sudah naik 7,63 persen ke level 5.979,07 year to date (ytd) sampai dengan perdagangan Rabu (13/1/2021). Sepanjang periode itu, tercatat 367 saham menguat, 209 terkoreksi, dan 134 stagnan.

Kokohnya laju IHSG tidak dapat dipisahkan dari penguatan saham-saham berkapitalisasi pasar jumbo atau big caps yang unjuk gigi dengan menjadi top leaders alias pendorong sepanjang periode berjalan 2021.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menjadi motor IHSG ytd dengan kenaikan harga saham 14,87 persen menjadi Rp4.790. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mengekor di urutan kedua dengan kenaikan saham 5,17 persen menjadi Rp35.600 untuk periode berjalan 2021.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top