Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Calon pembeli memilih makanan di salah satu minimarket yang ada di Jakarta, Senin (18/2 - 2019).
Premium

Prospek Emiten Konsumer di Tengah Sentimen Bansos Tunai dan Pengetatan PSBB

06 Januari 2021 | 18:40 WIB
Pemerintah memutuskan untuk mengubah skema bantuan sosial dari nontunai menjadi tunai tahun ini. Tak berselang lama pemerintah juga memperketat PSBB. Bagaimana dampaknya kepada kinerja emiten barang konsumsi?

Bisnis.com, JAKARTA – Program bantuan sosial (bansos) tunai diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong pemulihan ekonomi 2021. 

Terhitung mulai 4 Januari 2021, pemerintah menyalurkan bantuan sosial periode 2021 secara tunai serta transfer ke rekening penerima program bansos.

Berbeda dengan bansos sebelumnya, bansos periode 2021 diberikan berupa uang tunai yang diterima langsung oleh penerima. Adapun terdapat tiga jenis bansos sebelumnya, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bansos tunai (BST), dan program bansos sembako.

Meskipun dapat memberikan katalis positif, sejumlah ganjalan dari  pandemi Covid-19 dikhawatirkan membuat penguatan kinerja emiten sektor konsumsi bergerak dalam laju moderat.

Ganjalan itu salah satunya dari penerapan pembatasan sosial di kawasan Jawa dan Bali mulai 11 Januari 2020 hingga 25 Januari 2020. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan alasan utama kebijakan itu karena terjadi peningkatan penambahan kasus per minggu.

Adapun sebelumnya, mulai meningkatnya optimisme daya beli masyarakat tercermin dalam survei konsumen Bank Indonesia (BI), Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) November 2020 yang meningkat menjadi 92,0 dari 79,0 pada bulan sebelumnya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top