Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pemilik Suba Indah Tbk. (SUBA) Benny Tjokrosaputro. - Antara / Nova Wahyudi.
Premium

Historia Bisnis: Langkah Mandiri Hadapi Kelit Benny Tjokrosaputro (SUBA)

06 Desember 2020 | 23:44 WIB
Tak hanya dalam kasus Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro juga pernah merepotkan Bank Mandiri dalam kasus Suba Indah Tbk. (SUBA) senilai Rp1,28 triliun.

Bisnis.com, JAKARTA – Sebelum diputus penjara seumur hidup akibat penggelapan pada PT Asuransi Jiwasraya (persero), Benny Tjokrosaputro (Bentjok) merupakan orang terkaya ke-43 di Indonesia pada 2018.

Namun jauh sebelum kasus Jiwasraya, Benny penah membuat sewot PT Bank Mandiri (persero) Tbk. (BMRI) melalui PT Suba Indah Tbk. (SUBA) karena terus berputar-putar untuk membayar utang perusahaan kepada bank pelat merah itu.

Bisnis Indonesia edisi 6 Desember 2004 melaporkan Bank Mandiri mengupayakan restrukturisasi pinjaman hampir Rp300 miliar kepada PT Suba Indah Tbk melalui perpanjangan jatuh tempo hingga 5,  6, dan 7 tahun.

Dalam laporan dengan tajuk ‘Mandiri Akan Restrukturisasi Kredit Suba’ itu, Direktur Corporate Banking Bank Mandiri M. Sholeh Tasripan mengatakan rencana restrukturisasi tersebut kini dalam proses pembicaraan dengan manajemen Suba Indah. 

“Akibat Bank Mandiri tidak menjadi pembeli siaga dalam penerbitan obligasi konversi Suba Indah, pinjaman ke Suba diperpanjang,” ujarnya kepada pers sebelum paparan publik.

Namun dia tidak menjelaskan lebih rinci mengenai restrukturisasi pinjaman Suba Indah tersebut. Ketika Bisnis meminta konfirmasi mengenai hal itu, Wiyana, Sekretaris Perusahaan Suba yang dihubungi melalui telepon selulernya tidak memberikan jawaban.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top