Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pekerja melintas di depan layar elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (12/8/2020). - Bisnis/Abdurachman
Premium

Investasi ala Yusuf Mansur vs Lo Kheng Hong, Mana yang Lebih Jeli Cari Cuan?

18 November 2020 | 08:06 WIB
Nama Ustaz Yusuf Mansur belakangan sering disebut-sebut di pasar modal Indonesia, menyusul investor kawakan Lo Kheng Hong. Apa saja saham pilihan mereka dan bagaimana kinerjanya?

Bisnis.com, JAKARTA — Setelah menyita perhatian karena aksinya memborong saham PT Bank BRIsyariah Tbk. dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. yang berujung untung, ustaz kondang Yusuf Mansur kembali menyuarakan ajakan investasi. Kali ini, dia mengajak masyarakat ikut membeli saham emiten-emiten jalan tol dan konstruksi pelat merah.

“Seluruh tol. Semangatnya membawa doa, membawa keberkahan niat. Kita ada di dalam, dengan menanam doa dan keberkahan, sekali-sekali lah bawa nafas yang beda. [Emiten] BUMN,” tutur Yusuf kepada Bisnis, Senin (16/11/2020).

Dalam investasinya di saham BRIsyariah (BRIS), dia mengaku untung 3 kali lipat. Namun, tidak disebutkan tepatnya berapa besar keuntungan yang diperoleh.

Untuk emiten BUMN Karya, ada beberapa emiten yang secara spesifik Yusuf singgung menarik untuk investasi. Mulai dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI), hingga dan PT PP (Persero) Tbk. (PTPP).

Dia juga berkelakar dirinya ingin punya reputasi seperti investor kawakan Lo Kheng Hong di pasar modal.

Lo Kheng Hong, sebagaimana banyak dikenal orang, merupakan salah satu tokoh publik yang piawai berinvestasi. Media-media dalam negeri kerap menjuluki peria yang kini sudah berusia 61 tahun tersebut sebagai Warren Buffet-nya Indonesia.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top