Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pengusaha Sandiaga Uno. -  Bloomberg / Dimas Ardian
Premium

Sandiaga S. Uno Blak-blakan Bicara Usaha di Recapital & Tutupnya Reguard

02 November 2020 | 14:48 WIB
Sandiaga S. Uno mendirikan Recapital bersama sahabat SMA-nya, Rosan Perkasa Roeslani. Keduanya memiliki kekayaan bersih yang ditaksir di atas Rp5 triliun.

Bisnis.com, JAKARTA -  Sanksi Otoritas Jasa Keuangan kepada lini bisnis keuangan PT Recapital Advisors dalam waktu berdekatan menyentak publik. Dua perusahaan dalam konglomerasi yang dibangun oleh Sandiaga Salahuddin Uno dan Rosan Perkasa Roeslani dicabut izinnya karena persoalan modal.

Perusahaan pertama adalah PT Recapital Sekuritas Indonesia yang izinnya dicabut pada Februari 2020. Sedangkan yang terbaru, pada akhir Oktober 2020, OJK mencabut izin PT Asuransi Recapital (Reguard). Kedua perusahaan mengalami kesulitan modal yang tidak sesuai dengan ketentuan regulator.  Pemegang saham terakhir kedua perusahaan atau ultimate shareholder seperti Sandiaga dan Rosan memilih tidak melakukan penambahan modal sehingga disuntik mati otoritas.

Persoalan modal juga sebelumnya melingkupi bisnis keuangan Recapital lainnya yakni Asuransi Jiwa Recapital dan Bank Pundi Tbk. (BEKS). Untuk dua perusahaan keuangan disebutkan ini, kongsi Sandi dan Rosan berhasil menjual perusahaan kepada investor strategis yakni Pemda Banten untuk BEKS serta kepada PT Transpacific Mutual Capita untuk Relife. Setelah dengan investor baru, Relife kemudian berganti nama menjadi PT Asuransi Jiwa Startinvestama.

Sandiaga S Uno sebagai salah satu pemegang saham kemudian angkat suara terkait bisnis perusahaannya ini. Menurut mantan calon wakil presiden dari Partai Gerindra itu kongsi bisnisnya dengan Rosan telah berjalan 24 tahun dan terus akan berjalan bersama. Pada tahun depan, Recapital Group akan memasuki usia seperempat abad dan diharapkan dapat terus berkembang.

“Saya membangun usaha bersama Pak Rosan ini, sudah masuk tahun ke-24 lebih. Sebentar lagi kami, Recapital Group memasuki usia ke-25 tahun. Memang beberapa kali kami mengalami up and down. beberapa kali mengalami krisis, pasang surut, naik turun, tapi usaha kami, yang kami gagas saat krisis moneter Asia ini kami harapkan bisa tetap menjadi bagian dari solusi. Baik dalam bidang keuangan maupun investasi lainnya untuk menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Sandiaga kepada Bisnis, Senin (2/11/2020).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top