Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pesawat AirAsia di landasan pacu di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh, Indonesia, pada Kamis, 11 Desember 2014.  -  Dimas Ardian /Bloomberg
Premium

AirAsia Indonesia (CMPP) di Ujung Tanduk?

19 Oktober 2020 | 09:58 WIB
Proses restrukturisasi bisnis sedang diupayakan oleh AirAsia X di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya menyasar unit usahanya di Indonesia.

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 telah meluluhlantakkan hampir semua sektor di dunia. Tak terkecuali sektor penerbangan, yang terkendala akibat mobilitas masyarakat terbatasi selama pandemi.

Kendati sejumlah negara telah mulai melonggarkan ketentuan bagi masyarakatnya untuk bepergian, terutama di Asia Tenggara, namun hal itu tak serta merta memberikan angin segar bagi pelaku usaha industri penerbangan untuk langsung bangkit kembali.

Terbaru, muncul kabar bahwa AirAsia X Berhad akan menjalankan proses likuidasi unit usahanya di Indonesia. Hal itu dilakukan dalam upaya untuk bertahan dari pandemi virus corona yang hampir mengikis habis operasional perusahaan.

Dilansir dari Bloomberg, Senin (19/10/2020) Deputy Chairman Air Asia X Lim Kian Onn, mengatakan lini bisnis Grup AirAsia yang melayani penerbangan jarak jauh ini juga telah menghapus bukukan 49 persen sahamnya di Thai AirAsia X.

Upaya tersebut dilakukan di tengah rencana restrukturisasi AirAsia X untuk membayar utang senilai 63,5 miliar ringgit (US$15,3 miliar) dan menyelamatkan usaha dari kehancuran. Sebelum dilaksanakan, proposal tersebut membutuhkan persetujuan dari investor dan kreditur.

Lim mengakui proses negosiasi awal dengan kreditur sulit dilakukan karena mereka kecewa terhadap langkah perusahaan. Mereka meminta persyaratan yang lebih baik, termasuk pembebasan ekuitas untuk utang yang dihapuskan. Namun, hal ini tidak mungkin dipenuhi oleh maskapai penerbangan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top