Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (14/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Premium

Menilik Realisasi Belanja Modal Emiten BUMN Farmasi

05 Oktober 2020 | 21:05 WIB
Emiten farmasi dinilai sebagai sektor yang cukup mampu berkelit di tengah tekanan Covid-19. Lalu apakah hal itu berlaku pula pada BUMN yang menjadi emiten di sektor farmasi? Bagaimana kinerja dan upaya merealisasikan targetnya?

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten sektor farmasi acap kali dinilai sebagai salah satu sektor yang tetap mampu berkinerja dengan baik, kendati terkendala oleh pandemi Covid-19. Lalu bagaimana dengan kinerja sepanjang tahun berikut sisa target emiten farmasi BUMN pada tahun ini?

Salah satunya emiten pelat merah yang bergerak di sektor farmasi adalah PT Indofarma Tbk. (INAF). Seperti diketahui, perusahaan itu menjadi salah satu distributor obat Covid-19 di Indonesia yakni Remdesivir.

Adapun, Direktur Keuangan Indofarma Herry Triyatno mengatakan realisasi belanja modal perseroan sepanjang tahun ini adalah sebesar Rp4,46 miliar.

“Capex realisasi Rp4,46 miliar dari [target] Rp10 miliar,” ungkapnya kepada Bisnis, Senin (5/10/2020).

Adapun, Herry juga menuturkan bahwa dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2020, perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp1,64 triliun.

“RKAP pendapatan Rp1,645 triliun, target harga pokok produksi (HPP) Rp1,333 triliun,” sambungnya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top