Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (26/3/2020). - Bisnis/Dedi Gunawan
Premium

Resesi & Penurunan Daya Beli Satu Paket, Investor Perlu Lirik Saham Apa?  

26 September 2020 | 09:55 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2020 bakal berada pada -2,9 persen hingga -1,1 persen. Proyeksi ini lebih buruk dibandingkan perkiraan awal yakni -2,1 persen—0 persen.

Bisnis.com, JAKARTA – Proyeksi Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan resesi kian pasti menyapa Indonesia. Perlambatan ekonomi juga diikuti lonjakan pengangguran jelang tutup buku 2020. Hal ini membuat penurunan daya beli juga sebuah realitas yang harus dihadapi. Lantas, emiten mana yang paling terimbas dan kuat melewati badai ekonomi ini?

Laporan International Labour Organization (ILO) yang baru dirilis menunjukkan rerata hilangnya jam kerja  secara global bakal mencapai 18 persen atau setara 515 juta pekerja purna waktu.

Proyeksi tersebut didasarkan pada rata-rata pendapatan pekerja di seluruh dunia yang turun 10,7 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) hingga kuartal III/2020. Penurunan itu setara dengan US$3,5 triliun atau 5,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dunia sepanjang Januari—September 2020.

Menurut Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Akhmad Akbar Susamto, baik penurunan pendapatan maupun berkurangnya jam kerja diprediksi juga bakal terjadi pada kuartal IV/2020 mengingat semakin buruknya kondisi perekonomian dan kesehatan di Tanah Air.

“Penurunan pendapatan pekerja dan pengurangan jam kerja sudah dipastikan terjadi di Indonesia pada kuartal IV/2020. Hal yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi itu, hanyalah mengoptimalkan skema pemulihan ekonomi pemerintah,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (24/9/2020).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top