Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Petugas melakukan proses penyimpanan sementara aluminium ingot di pabrik peleburan PT Inalum, Batubara, Sumatera Utara. - Antara / Irsan Mulyadi.
Premium

Historia Bisnis: Indonesia Minta Jepang Selamatkan Inalum

31 Agustus 2020 | 17:54 WIB
Indonesia minta tambahan suntikan modal sebesar US$96 juta kepada Jepang, karena PT Inalum diperkirakan membutuhkan dana sekitar US$150 juta - US$160 juta.

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah telah menunjuk PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) atau Mind ID menjadi induk perusahaan badan usaha milik negara bidang tambang.

Inalum juga ditugaskan melakukan akuisisi raksasa yakni PT Freeport Indonesia sebanyak 41 persen + talangan 10 persen milik Pemda Papua, serta mengakuisis sebagian saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO).

Aksi jumbo ini relatif lancar karena besarnya kemampuan arus kas dari perusahaan yang bermarkas di Sumatra Utara itu.

Namun, merunut 26 tahun ke belakang, tepatnya 31 Agustus 1994, Bisnis Indonesia menurunkan laporan bahwa perusahaan yang saat ini menjadi induk industri segala tambang BUMN itu tengah berada dalam kesulitan keuangan akut.

Bahkan, untuk menyelamatkan Inalum, Kabinet Kepang harus turun tangan karena saat itu perusahaan masih bersifat patungan. Hal ini dituliskan dengan judul 'Kabinet Jepang Setujui Program Selamatkan Inalum'.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top