Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan melintas di bawah layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA - Sigid Kurniawan
Premium

Mulai dari Stafsus sampai Wamen, Ini Jajaran Komisaris asal Birokrat di Emiten Big Caps

29 Juni 2020 | 13:50 WIB
Sejumlah nama berlatar belakang pemerintahan atau birokrat mengisi jabatan komisaris di beberapa perusahaan publik di lantai bursa, terutama emiten big caps. Siapa saja mereka?

Bisnis.com, JAKARTA— Sejumlah nama yang berlatar belakang pemerintahan mulai dari staf khusus hingga wakil menteri mengisi jajaran komisaris di beberapa emiten berkapitalisasi pasar jumbo atau big caps.

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, menempatkan beberapa nama dengan rekam jejak karir di pemerintahan menjadi pilihan beberapa emiten termasuk kalangan emiten berkapitalisasi pasar jumbo.

Kendati demikian, ternyata tak semua emiten menggandeng nama dengan riwayat pekerjaan di sektor pemerintahan. Namun, ada juga beberapa emiten yang menempatkan pemegang saham mayoritas bahkan keluarga untuk mengisi jabatan tersebut.

Terkait dengan aturan komposisi dewan komisaris di tubuh perusahan terbuka, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan peraturan khusus yakni Peraturan OJK No.33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

Pada pasal 20 hingga pasal 29, diatur secara terperinci tentang jumlah minimal dewan komisaris yakni dua orang dengan komposisi satu dewan komisaris dan komisaris independen. Lalu, bila jumlah dewan komisaris lebih dari dua orang, jumlah komisaris independen setidaknya mengisi 30 persen dari total dewan komisaris.

Adapun, terdapat syarat khusus yang diatur tentang komisaris independen yakni bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan emiten tersebut dalam enam bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai komisaris independen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top