Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pegawai Bank BNI Syariah menunjukan uang rupiah di kantor cabang di Jakarta, Senin (2/3/2020). Bisnis - Abdurachman
Premium

Aturan Baru Berlaku Hari Ini, Masa Kelam atau Masa Terang MTN?

01 Juni 2020 | 05:00 WIB
Aturan baru tentang surat utang yang diterbitkan tanpa penawaran umum termasuk medium term notes (MTN) akan membentuk masa depan instrumen ini

Bisnis.com, JAKARTA— Kisah gagal bayar disebut menjadi penggerak dirilisnya aturan baru terkait dengan penerbitan surat utang tanpa penawaran termasuk MTN. Mulai berlaku hari ini, apakah ini menjadi masa kelam atau masa terang?

Dalam dua tahun terakhir, pasar merekam beberapa kasus gagal bayar bunga maupun pokok penerbit medium term notes (MTN) yang mencoreng kepercayaan pasar terhadap instrumen itu. Beberapa contoh kasusnya yakni gagal bayar bunga MTN atau surat utang jangka menengah PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP Finance).

Kasus yang terjadi pada 2018 itu menyeret salah satu lembaga akuntan publik dan sejumlah krediturnya ketar-ketir. Preseden gagal bayar itu bahkan berakhir dengan banagkrutnya SNP Finance karena terdapat kreditur yang menolak berdamai yakni PT Bank Mandiri Tbk. dengan tagihan Rp1,4 triliun, PT Bank Central Asia Tbk. sebesar Rp209,80 Miliar dan PT Bank Panin Indonesia Tbk. senilai Rp140,13 miliar.

Pada pengujung 2019, gagal bayar pun terjadi pada pembayaran kupon instrumen MTN yang diterbitkan PT  Armidian Karyatama Tbk. (ARMY). Instrumen yang didistribusikan pada 2 September 2019 itu menawarkan imbal hasil floating dan bernilai total Rp100 miliar.

Selain itu, instrumen bernama MTN Syariah Mudharabah I Armidian Karyatama Tahun 2019 Seri A tersebut memiliki tenor 5 tahun. Atas gagal bayar imbal hasil MTN tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) pun menghentikan penjualan saham ARMY. 

Pada 2020, PT Asietex Sinar Indopratama mengajukan perpanjangan jatuh tempo MTN I Asietex Sinar Indopratama Tahun 2017 Seri A dari 30 Maret 2020 menjadi 30 Maret 2021.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top