Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan melintas di dekat layar penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (12/6/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Premium

Pilah Pilih Saham IPO agar Cuan Tetap Mengalir

26 November 2019 | 16:42 WIB
Investor dinilai harus lebih selektif dalam menginvestasikan dananya pada saham-saham pendatang baru di Bursa Efek Indonesia lantaran masih banyak yang belum sesuai dengan performa fundamentalnya.

Bisnis.com, JAKARTA — Awal pekan ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) menerima emiten ke-47 dan ke-48 go public di pasar modal.

Tak lama setelah listing, PT Mulia Boga Raya Tbk. dan PT Palma Serasih Tbk., dua emiten baru itu, langsung disambut dengan Auto Reject Atas (ARA).

Saham Mulia Boga Raya, dengan kode emiten KEJU, naik 50 persen ke level Rp1.125 dari harga perdana Rp750 per saham. Sementara itu, Palma Serasih (PSGO) terkena ARA karena sahamnya melambung 69,52 persen dari Rp105 per saham menjadi Rp178.

Beberapa emiten baru tahun ini, yang melantai sebelum KEJU dan PSGO, juga ada yang langsung terkena ARA sesaat setelah listing. Misalnya, PT Itama Ranoraya Tbk. (IRRA) dan PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS).

SLIS bahkan sudah beberapa kali mengalami ARA dan tiga kali merasakan sahamnya digembok otoritas bursa. Alasannya, pergerakan saham perusahaan yang memproduksi kendaraan listrik itu dinilai tak wajar, dengan lonjakan harga yang sangat signifikan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top