Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Susu bubuk di supermarket - Antara
Premium

Jorjoran Biaya Iklan Emiten Consumer Goods

14 November 2019 | 13:31 WIB
Mayoritas emiten barang konsumsi mengerek biaya iklan dan promosi pada tahun ini. Siapa yang paling jorjoran?

Bisnis.com, JAKARTA – Di tengah daya beli masyarakat yang masih belum prima dan ketatnya persaingan pasar, mayoritas emiten barang konsumsi mengerek biaya iklan dan promosi. Siapa yang paling jorjoran?

Bisnis menghimpun data biaya iklan dan promosi 22 emiten barang konsumsi dari laporan keuangan per 30 September 2019. Berdasarkan data tersebut, 14 dari 22 emiten mencatatkan kenaikan biaya iklan dan promosi pada Januari-September 2019 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, ada 8 emiten barang konsumsi yang menekan biaya iklan dan produksi pada 9 bulan tahun ini.

Apabila ditelisik lebih dalam, emiten consumer goods yang menggelontorkan dana untuk iklan dan promosi paling jumbo, ialah PT Mayora Indah Tbk. (MYOR). Dalam 9 bulan 2019 saja, produsen Torabika dan Beng-Beng itu sudah mengucurkan Rp2,48 triliun untuk iklan dan promosi.

Biaya iklan dan promosi produsen biskuit Roma itu naik 18,92 persen dibandingkan dengan biaya iklan dan promosi pada Januari-September 2018 yang nilainya tercatat ada di kisaran Rp2 triliun.

Secara kuartalan, biaya iklan dan promosi MYOR mengalir deras pada kuartal II/2019 atau bertepatan dengan masa Ramadan dan Idulfitri. Secara tahunan, belanja iklan dan promosi MYOR pada kuartal II/2019 naik 34,51 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top