Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Kamis (2/3/2017) Diprediksi Bergerak di 5.300-5.380

Indeks harga saham gabungan pada Kamis (2/3/2017) diperkirakan bergerak di kisaran 5.300-5.380.nn
Layar elektronik menampilkan informasi perdagangan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Rabu (1/3)./JIBI-Dwi Prasetya
Layar elektronik menampilkan informasi perdagangan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Rabu (1/3)./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -- Indeks harga saham gabungan pada Kamis (2/3/2017) diperkirakan bergerak di kisaran 5.300-5.380.

Lanjar Nafi, analis Reliance Securities, mengatakan indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal terkonfirmasi pulled back upper bollinger bands dan break out MA7 level support pada perdagangan awal Maret ini. Indikator stochastic pun berpola dead-cross pada overbought dengan momentum RSI yang pulled back Moving Average Momentum seakan memberikan sinyal bearish yang berlanjut.

"Sehingga diperkirakan IHSG masih akan cenderung tertekan dengan kisaran pergerakan 5.300-5.380," tutur Lanjar, Rabu (2/3/2017).

Saham-saham yang masih dapat menjadi fokus di antaranya LSIP, ADHI, BJTM, BRPT, KAEF, LPPF, NIKL, dan TINS.

Pada perdagangan Selasa (1/3/2017) IHSG, ditutup turun 0,44% ke posisi 5.363,06 dengan indeks sektor pertambangan, properti, dan perdagangan yang turun lebih dari 1% menjadi penekan. Tertekannya IHSG diakibatkan Indeks PMI Manufaktur yang di bawah ekspektasi sebesar 49,3 dari 50,4 pada periode sebelumnya dengan ekspektasi awal naik 50.9.

Tingkat inflasi tahunan pun naik, meski di bawah ekspektasi di level 3,83% dari 3,49% pada periode sebelumnya. Sentimen negatif dari dalam negeri tersebut menjadikan alasan investor untuk melakukan aksi ambil untung melihat kondisi pergerakan yang cenderung terkonsolidasi sejak awal pekan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper