Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CIMB Securities: Add INDF, Target Harga Rp9.000

Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 09 September 2016  |  00:30 WIB
Anthoni Salim (kanan), Presdir PT Indofood Sukses Makmur Tbk - Bisnis.com
Anthoni Salim (kanan), Presdir PT Indofood Sukses Makmur Tbk - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - CIMB Securities mengganjar PT Indofood Sukses Makmur Tbk. dengan peringkat add dan memasang target harga per lembar saham Rp9.000.

Pada Oktober 2015, CMZ BVI berniat membeli 347 juta saham atau 52,94% saham China Minzhong Food Corp (MINZ) di harga 1,2 dolar Singapura per saham, 67% di atas harga pasar pada 14 Oktober 2015, untuk total pembayaran 416,4 juta dolar Singapura.

Awalnya, emiten bersandi saham INDF itu mengakuisisi 59,48% saham senilai 416,3 juta dolar Singapura. Pascaeksekusi transaksi, INDF langsung berubah status menjadi pemegang saham minoritas CMFC, yakni 29,9% atau setara dengan 196,2 juta saham.

Proses akuisisi berlangsung beberapa tahap. Marvellous BVI yang sebesar 92,99% secara tidak langsung dimiliki dan dikontrol oleh Anthony Salim, Presiden Direktur INDF, menawarkan untuk mengambil alih sales and purchase agreement dari CMZ BVI.

INDF akan mendapatkan 196,2 juta dolar Singapura dan 235,5 juta dolar Singapura pada exchangeable bonds yang akan menjadi 196,2 juta saham atau 29,9% kepemilikan di MINZ.

Dalam siaran pers, INDF mengatakan bahwa dana kas sebesar 416,4 juta dolar Singapura akan digunakan untuk membayar kembali pinjaman yang digunakan untuk akuisisi MINZ.

Pada akhir semester I/2016, INDF mempunyai utang sebesar Rp15,7 triliun, implikasi 56,6% net gearing. Dari perhitungan kasar CIMB Securities, repayment utang dapat mengurangi net gearing INDF menjadi 22% pada akhir 2016.

"Kami mengestimasi EPS INDF pada 2017 akan naik 2% hingga 7% disebabkan tabungan dari biaya bunga. Kami yakin Antony Salim akan memastikan penjualan ini agar meningkatkan sentimen bagi INDF," tulis CIMB Securities dalam riset yang terbit pada Kamis (8/9/2016).

INDF saat ini berada di valuasi P/E 15,2 kali atau sedikit di atas 5-year mean P/E. Saham ini diperdagangkan sekitar 33% diskon pada SOP dan sekitar 47% diskon pada ICBP. "Kami tetap pada rating add dengan tidak mengubah target harga," tulis CIMB Securities.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indofood indf anthony salim cimb securities
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top