Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Historia Bisnis: Mengalah Saat Krisis, Kisah Pendiri GJTL dan MAPI di Bisnis Bank
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis: Mengalah Saat Krisis, Kisah Pendiri GJTL dan MAPI di Bisnis Bank

Pendiri Gajah Tunggal (GJTL) dan Mitra Adiperkasa (MAPI), taipan Sjamsul Nursalim pernah tersengat sengkarut krisis moneter hingga terpaksa harus mengalah.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com
25 Januari 2023 | 13:12 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Taipan Sjamsul Nursalim, pendiri produsen ban legendaris PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL) dan peritel kondang PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) pernah terpaksa harus mengalah demi menyelamatkan bank yang tengah dikelolanya.

Sengkarut dunia perbankan meledak saat krisis moneter, termasuk yang dialami oleh Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) yang dikendalikan oleh Sjamsul dan terpotret dalam pemberitaan Harian Bisnis Indonesia edisi Minggu 25 Januari 1998.

Setelah terhimpit krisis moneter berkepanjangan, sejumlah pemilik bank, termasuk Sjamsul, sepakat untuk saling mengalah dan memilih merger dengan Bank Internasional Indonesia (BII) milik Grup Sinar Mas.

Wacana penggabungan BDNI ke BII saat itu juga sempat berkembang, di mana sejumlah bank lain juga akan dilebur. Namun kelak rencana penggabungan sejumlah bank lain tersebut tak sempat terealisasi.

Di tengah desakan kompetisi yang kian ketat, langkah peleburan dinilai menjadi upaya paling rasional untuk menyehatkan bank. Terlebih, Indonesia tengah dililit krisis moneter kala itu.

Bagi Sjamsul, penggabungan bank akhirnya harus dipilih untuk menyelamatkan banknya dengan mengawinkan BDNI dan BII. Kala itu Sjamsul menampik langkah merger diambil karena pihaknya tak kuat berdiri sendiri.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top