Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Grup Bakrie (ENRG) vs Emiten Panigoro (MEDC) Saat Harga Minyak Reli
Lihat Foto
Premium

Grup Bakrie (ENRG) vs Emiten Panigoro (MEDC) Saat Harga Minyak Reli

Harga minyak dunia tengah reli, menopang proyeksi emiten migas Grup Bakrie Energi Mega Persada (ENRG) dan emiten Panigoro Medco Energi (MEDC).
Mutiara Nabila & Reni Lestari
Mutiara Nabila & Reni Lestari - Bisnis.com
08 Desember 2022 | 14:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Harga minyak dunia tengah dalam posisi reli terdampak langkah China melonggarkan pembatasan. Peluang cuan terbuka bagi dua emiten migas, PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) di bawah Grup Bakrie dan PT Medco Energi International Tbk. (MEDC) milik Keluarga Panigoro.

Merunut data Bloomberg hingga pukul 12.00 WIB, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) pengiriman Januari diperdagangkan di posisi US$72,75 per barel, melambung 1,03 persen, meski masih mencatatkan koreksi 3,27 persen secara year-to-date (ytd). Adapun, minyak mentah Brent untuk pengiriman Februari naik 1 persen menjadi US$77,94 per barel di bursa ICE Futures Eropa.

Tren kenaikan harga minyak dunia masih akan berlanjut hingga tahun depan. Hal itu dilatarbelakangi pandangan OPEC terkait peningkatan permintaan minyak pada 2023 yang akan melebihi level sebelum pandemi pada 2019. Selain itu, keputusan OPEC+ untuk memangkas produksi minyak dan turunnya persediaan minyak di AS juga bakal mendorong naik harga minyak.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Farras Farhan mengubah proyeksi harga minyak dunia pada 2022 dan 2023 menjadi USD$96,06 dan US$86,1 per barel.

"Kemudian pandangan OPEC terkait permintaan migas yang meningkat menjadi 102,02 mmboepd pada 2023 dan seiring dengan keputusan OPEC+ untuk memangkas produksi minyak serta turunnya persediaan minyak di AS," tulisnya dalam riset, Rabu (7/12/2022).

Kenaikan harga minyak diproyeksi akan menopang kinerja MEDC. Samuel Sekuritas melakukan analisis sensitivitas, yang menunjukkan bahwa jika harga minyak dunia turun 5 persen hingga 10 persen pada 2023, laba bersih MEDC akan ikut mengempis 2 persen hingga 4,2 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top