Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Historia Bisnis: Mengenang BCA (BBCA) dalam Dekapan Grup Salim hingga Caplok BDMN
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis: Mengenang BCA (BBCA) dalam Dekapan Grup Salim hingga Caplok BDMN

BCA (BBCA) dibesarkan Grup Salim, sebelum kemudian jatuh ke tangan Grup Djarum, pernah sempat mengakuisisi Bank Danamon (BDMN) jelang krisis moneter.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com
23 November 2022 | 16:02 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Terakhir kali PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) atau BCA masih di tangan Grup Salim, Soedono Salim, atau dikenal dengan panggilan Oom Liem, diterpa isu tutup usia. Kala itu Soedono Salim baru saja memperbesar kerajaan bisnisnya di sektor perbankan dengan mengakuisisi PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN).

Oom Liem yang berusia 81 tahun diisukan meninggal pada akhir 1997. Isu itu kemudian disambar oleh nasabah BCA yang kemudian ramai-ramai menarik dananya. Kemunculan Soedono Salim di hadapan publik pada akhir November 1997, menyurutkan kabar burung tersebut, sekaligus aksi Grup Salim untuk mengakuisisi Bank Danamon.

Harian Bisnis Indonesia edisi Minggu, 23 November 1997 mengulas kabar yang membuat Oom Liem muncul dan bicara panjang lebar di depan wartawan. Padahal, taipan nomor wahid Indonesia itu, dikenal pelit bersilat lidah.

Isu meninggalnya Oom Liem menyebabkan rush di tubuh BCA. Direktur Utama BCA saat itu, Abdullah Ali, memperkirakan bahwa rush itu telah mebguras dana sekitar Rp500 miliar.

"Mereka bilang Oom Liem mati, ndak bener itu. Saya ini sehat-sehat saja," kata Oom Liem di depan wartawan kala itu, dikutip kembali, Rabu (23/11/2022).

Soedono Salim mulai mengembangkan Bank BCA sejak 1957, sebelumnya bernama NV Semarang Knitting Factory. Perkembangan BCA tidak terlalu pesat sampai 1970-an, sebelum kemudian bankir bertangan dingin, Mochtar Riady, bergabung. Mochtar Riady kelak keluar dari BCA dan mendirikan Bank Lippo, serta kerajaan bisnisnya sendiri di bawah bendera Grup Lippo.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top