Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
PTPP, ADHI, WIKA, dan WSKT Berkejaran dengan Waktu
Lihat Foto
Premium

PTPP, ADHI, WIKA, dan WSKT Berkejaran dengan Waktu

Jelang akhir tahun, emiten BUMN karya, PTPP, ADHI, WIKA, dan WSKT, berkejaran dengan waktu memenuhi target nilai kontrak baru.
Reni Lestari & Rinaldi M. Azka
Reni Lestari & Rinaldi M. Azka - Bisnis.com
21 November 2022 | 16:09 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten BUMN Karya berkejaran dengan waktu memenuhi target kontrak baru sebelum akhir tahun menjelang. Sektor konstruksi dan jalan tol, termasuk PTPP, ADHI, WIKA, dan WSKT, hingga 9 bulan pertama 2022, baru memenuhi 50 persen nilai kontrak baru dari total target tahun ini.

PT Wijaya Karya Tbk. (WIKA), misalnya baru merealisasikan kontrak baru senilai Rp19 triliun hingga September 2022 dari target sepanjang 2022 sebesar Rp39 triliun. Target tersebut sebelumnya telah mengalami penurunan dari nilai awal Rp42,57 triliun.

Adapun, PT PP (Persero) Tbk. telah mengantongi Rp16,78 triliun nilai kontrak baru dari target sepanjang tahun Rp31 triliun. Sedangkan PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) membukukan Rp19,8 triliun kontrak baru dari target Rp30 triliun.

Dari sejumlah emiten karya BUMN, agaknya PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) yang paling mendekati target, dengan nilai kontrak baru hingga September 2022 mencapai Rp18,1 triliun dari target sepanjang tahun Rp23 triliun.

Analis Samuel Sekuritas Abraham Timothy Gosal mencatat nilai kontrak baru secara keseluruhan di sektor konstruksi dan jalan tol senilai Rp65,18 triliun hingga September 2022. Nilai tersebut baru menutupi setengah dari target sepanjang 2022 senilai Rp128,57 triliun.

Atas perkembangan tersebut, Samuel Sekuritas merevisi turun semua nilai kontrak baru perusahaan konstruksi dan jalan ton yang dikovernya sebesar -13,1 persen menjadi Rp101,84 triliun untuk sepanjang tahun ini. Proyeksi nilai kontrak baru untuk sepanjang tahun depan juga dikerek turun 24,6 persen menjadi Rp113,29 triliun.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top