Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Prospek Kilau Harga Saham Timah (TINS) Setelah Kian Dekat Target 
Lihat Foto
Premium

Prospek Kilau Harga Saham Timah (TINS) Setelah Kian Dekat Target 

Pergerakan saham Timah (TINS) kian mendekati target harga menurut konsensus para analis. 
M. Nurhadi Pratomo & Rinaldi M. Azka
M. Nurhadi Pratomo & Rinaldi M. Azka - Bisnis.com
17 November 2022 | 14:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Kinerja saham emiten BUMN pertambangan logam, PT Timah Tbk. (TINS), akan diuji ke depan seiring dengan posisi harga terkini yang kian mendekati target konsensus para analis. Mampukah rapor pertumbuhan kinerja keuangan hingga kuartal III/2022 jadi penopang?

Timah telah merilis kinerja keuangan periode Januari 2022 — September 2022. Hasilnya, emiten BUMN pertambangan itu mengantongi laba bersih Rp1,14 triliun.

Pencapaian Timah itu mencerminkan margin laba bersih dobel digit atau sebesar 11,25 persen dari pendapatan perseroan.

Secara terperinci, laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk TINS sepanjang Januari—September 2022 mengalami peningkatan 87,27 persen dari Rp611,98 miliar pada periode yang sama 2021.

Raihan tersebut sejalan dengan pendapatan yang naik 4,97 persen year-on-year (YoY) dari Rp9,7 triliun menjadi Rp10,2 triliun. Pada saat yang sama, EBITDA perseroan naik 21 persen YoY menjadi sebesar Rp2,2 triliun.

Adapun, pertumbuhan kinerja keuangan Timah tidak terlepas dari meningkatnya harga jual logam timah, efisiensi di seluruh rantai bisnis, penurunan interest bearing debt, dan konsistennya peningkatan kinerja anak usaha segmen nonpertimahan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top