Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Berkah Nikel untuk Saham ANTM & INCO
Lihat Foto
Premium

Berkah Nikel untuk Saham ANTM & INCO

Nikel digadang-gadang akan menggosok prospek saham Antam (ANTM) & Vale Indonesia (INCO).
Annisa K. Saumi & Nyoman Ary Wahyudi
Annisa K. Saumi & Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com
07 November 2022 | 05:57 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Harga nikel global yang bertahan diyakini akan menjadi penopang kinerja keuangan emiten pertambangan logam seperti PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dan PT Vale Indonesia Tbk. (INCO).

Berdasarkan data Bloomberg, harga nikel di bursa London Metal Exchange (LME) parkir di level US$23.811 per ton. Setahun terakhir, rerata harga nikel mencapai US$24.409 per ton. Di pasar domestik, harga mineral acuan (HMA) untuk nikel bergerak stabil sepanjang Agustus—Oktober 2022 di kisaran US$22.000 per ton.

Syarif Faisal Alkadrie, Sekretaris Perusahaan Aneka Tambang dalam keterangan resminya memaparkan penurunan volume produksi segmen nikel (unaudited) dalam 9 bulan 2022.

Sepanjang Januari—September 2022, ANTM tercatat membukukan produksi feronikel sebanyak 18.088 ton nikel dalam feronikel (TNi). Realisasi itu turun 5,27 persen dari 19.096 TNi pada periode yang sama 2021.

Tak hanya feronikel, produksi bijih nikel Antam juga merosot dari 8,3 juta wet metric ton (wmt) pada 9 bulan 2021 menjadi 6,21 juta wmt per Sepember 2022.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top