Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Longsornya Kekayaan Tahir, Tergerus MAYA & MPRO atau Gara-Gara Rajin Berderma?
Lihat Foto
Premium

Longsornya Kekayaan Tahir, Tergerus MAYA & MPRO atau Gara-Gara Rajin Berderma?

Sepanjang tiga tahun terakhir, kekayaan bos Grup Mayapada, Tahir, terus menurun, seiring tergerusnya saham MAYA dan MPRO. Tahir juga dikenal rajin berderma.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com
06 Oktober 2022 | 17:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Selama satu dekade terakhir, peringkat kekayaan taipan pendiri Grup Mayapada, Tahir, naik turun dari posisi 10 besar orang paling sugih di Tanah Air. Dua diantaranya korporasi di bawah kerajaan bisnisnya yakni PT Bank Mayapada International Tbk. (MAYA) dan PT Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO). 

Menurut Forbes Real Time Billionaires Index, Kamis (6/10/2022), pundi-pundi keluarga Tahir kini bernilai US$2,4 miliar atau Rp36,57 triliun, tergerus 0,10 persen sepanjang perdagangan hari ini. Angka itu menempatkannya di posisi ke-11 dalam daftar orang paling kaya di Indonesia. Adapun, sejak awal tahun, kekayaan Tahir telah terkikis 7,69 persen dari posisi US$2,6 miliar atau Rp39,62 triliun.

Selain Tahir, sejumlah taipan lain juga mengalami penurunan kekayaan, yakni TP Rachmat 0,04 persen menjadi US$3,3 miliar, Djoko Susanto 0,41 persen menjadi US$3,6 persen, serta Michael dan Budi Hartono masing-masing 1,33 persen menjadi US$21,8 miliar dan US$22,7 miliar.

Jika ditilik lebih jauh, posisi kekayaan Tahir saat ini merupakan setengah dari isi kantongnya pada 2019 yang masih berada di angka US$4,8 miliar. Kala itu, Tahir masih masuk 10 besar orang terkaya di Indonesia, tepatnya di posisi ke-7.

Dalam satu dekade terakhir, Tahir pertama kali masuk posisi 10 besar pada 2014 di posisi buncit, ketika kekayaannya tercatat senilai US$1,85 miliar, meskipun turun dari pundi-pundi tahun sebelumnya senilai US$2,05 miliar.

Dia tetap duduk di ranking ke-10 dalam daftar itu pada 2015, tetapi dengan kekayaan yang telah menggemuk menjadi US$2 miliar. Tiga tahun berikutnya menandai posisi kekayaan Tahir yang mendaki secara konstan, yakni US$3,5 miliar pada 2017 di posisi ke-8, US$4,5 miliar pada 2018 di posisi ke-8, dan US$4,8 miliar di posisi ke-7.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
back to top To top