Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Lincahnya Aksi Borong Saham Bos AKR Corporindo (AKRA)
Lihat Foto
Premium

Lincahnya Aksi Borong Saham Bos AKR Corporindo (AKRA)

Sepanjang kuartal II/2022 Bos AKR Corporindo (AKRA) rajin memborong saham perseroan, di tengah prospek yang terpoles harga-harga komoditas.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com
05 Oktober 2022 | 17:02 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Sepanjang kuartal III/2022 bos PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) lincah melakukan aksi borong saham perseroan. Di tengah mendinginnya harga minyak dunia, prospek AKRA terpoles pertambangan komoditas lain seperti batu bara dan nikel. 

Berdasarkan data Bloomberg, Rabu (5/10/2022), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan November terpantau turun 0,5 persen ke US$86,09 per barel. Sementara itu, harga minyak Brent juga melemah 0,4 persen ke level US$91,41 per barel.

Sementara itu, menurut keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Presiden Direktur AKRA, Haryanto Adikoesoemo, sepanjang kuartal lalu, tercatat tujuh kali melakukan aksi beli saham emiten di bidang perdagangan dan distribusi minyak, layanan logistik, dan manufaktur bahan kimia itu.

Haryanto juga dikenal merupakan anak dari pendiri AKR Group, Soegiarto Adikoesoemo, yang menggenggam 59,60 persen saham AKRA melalui PT Arthakencana Rayatama.

Pada awal kuartal III/2022, Haryanto hanya menggenggam 0,74 persen saham AKRA, yang kemudian menggemuk menjadi 0,84 persen setelah sejumlah transaksi. Aksi borong Haryanto pada kuartal lalu dibuka pada 4 Juli 2022 dengan pembelian 1.311.100 saham pada harga rata-rata per saham Rp912,85. Kepemilikan saham Haryanto menjadi 150.808.600 lembar atau 0,75 persen.

Selang satu pekan kemudian, pada 12 Juli 2022, Haryanto kembali mengerek naik kepemilikan sahamnya sebesar 200.000 lembar menjadi 151.008.600 pada harga rata-rata Rp1.065 per lembar. Aksi borong selanjutnya terjadi pada 16 Agustus dengan pembelian 2.056.600 saham yang mengerek kepemilikannya menjadi 0,76 persen atau 153.065.200 saham. Kemudian di akhir Agustus, volume borong saham Haryanto pun meningkat menjadi 0,04 persen atau 8.775.900 saham, sehingga total menjadi 161.841.100 lembar atau 0,81 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top