Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Saham Tambang Masih Undervalued, LQ45 Bisa All Time High?
Lihat Foto
Premium

Saham Tambang Masih Undervalued, LQ45 Bisa All Time High?

Indeks LQ45 memiliki sederet saham tambang undervalued yang menarik dicermati di tengah pergerakan hingga berpotensi menyentuh all time high.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com
23 September 2022 | 05:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks LQ45 sepanjang 2022 hingga Kamis (22/9/2022) membukukan nilai return atau imbal hasil sebesar 10,87 persen. Apakah saham tambang mampu membuat LQ45 sentuh all time high?

Pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (22/9/2022) top gainers LQ45 dikuasai oleh saham-saham di sektor tambang dan energi, seperti PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO), PT Indika Energy Tbk. (INDY), PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC), PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG).

Sejak awal 2022, saham-saham tersebut mencatatkan peningkatan harga saham yang cukup signifikan, berkisar dari 62,5 persen hingga mencapai 123 persen. Kendati demikian, konstituen indeks LQ45 di sektor tambang dan energi ternyata masih undervalued, atau memiliki valuasi yang terbilang murah.

Hal ini tecermin dari price to earning ratio atau P/E yang rata-rata berada di bawah 10 kali. Sebut saja ADRO dengan P/E aktual 4,25 kali, INDY 2,69 kali, MEDC 5,91 kali, PTBA 4 kali, dan ITMG 2,19 kali. Lebih lanjut, ada PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) dengan P/E aktual 8,07 kali dan PT Timah Tbk. (TINS) yang memiliki P/E 4,96 kali.

Selain sektor tambang dan energi, sejumlah konstituen indeks LQ45 lainnya juga memiliki valuasi yang tidak kalah murah, seperti PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) dengan P/E 5,62 kali, Grup Sinar Mas PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) yang mencatatkan P/E aktual 5,13 kali, dan Grup MNC, PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) 4,84 kali.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji  Gusta Utama mengatakan, kinerja LQ45 ditopang oleh sektor komoditas yang mencatatkan kinerja bottom line meningkat signifikan hingga di atas ekspektasi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top