Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Antam (ANTM) dan Ironi Mewujudkan Industri Baterai Mobil Listrik
Lihat Foto
Premium

Antam (ANTM) dan Ironi Mewujudkan Industri Baterai Mobil Listrik

PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) menjadi saksi bagaimana sulitnya mewujudkan ambisi industri baterai kendaraan listrik melalui pengolahan nikel di dalam negeri.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com
13 September 2022 | 06:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Terhitung selama kurang-lebih dua tahun terakhir, isu pengembangan industri kendaraan listrik terus mengemuka di Indonesia. Apalagi, Indonesia memiliki bekal untuk mewujudkannya, lantaran menjadi salah satu produsen nikel terbesar di dunia.

Pengembangan industri baterai untuk kendaraan listrik menjadi pijakan awal dalam membangun mimpi tersebut. Perusahaan nasional seperti PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) pun ditunjuk pemerintah untuk menjadi salah satu pelaksananya.

Salah satu tonggak penanda ambisi pengembangan industri baterai listrik terjadi pada April 2022. Kala itu ANTM bersama-sama PT Industri Baterai Indonesia (Indonesia Battery Corporation (IBC), dan PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd (CBL) melakukan penandatanganan framework agreement terkait insiatif pengembangan untuk inisiatif proyek baterai kendaraan listrik (EV battery) terintegrasi. Antam dan IBC juga menandatangani perjanjian serupa dengan LG Energy Solution.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan pun hadir dan menyaksikan penandatanganan tersebut.

“Ini merupakan langkah penting bagi Indonesia untuk menjadi salah satu pemain industri baterai terbesar di dunia,” kata Luhut pada pertengahan April lalu.

Salah satu bukti keseriusan pemerintah pada proyek tersebut adalah masuknya rencana pengembangan baterai listrik bersama dengan konsorsium LG dan CBL tersebut dalam proyek strategis nasional (PSN). Hal itu tertuang dalam Permenko No. 9 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
back to top To top