Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Harga Gandum Bergejolak Lagi dan Sikut-sikutan Dagang Rusia-Ukraina
Lihat Foto
Premium

Harga Gandum Bergejolak Lagi dan Sikut-sikutan Dagang Rusia-Ukraina

Harga gandum kembali bergejolak seiring sikut-sikutan dagang antara Rusia-Ukraina. Sementara ekspor Ukraina mengalir, pengiriman Rusia tersendat.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com
08 September 2022 | 11:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Harga gandum berjangka kembali memanas mengikuti perkembangan kesepakatan dagang Rusia-Ukraina yang dikritik Presiden Vladimir Putin baru-baru ini. Sementara gandum Ukraina terus mengalir dari Laut Hitam, ekspor Rusia tersendat di bawah bayang-bayang sanksi Barat.

Gandum berjangka untuk kontrak Desember 2022 di Chicago Board of Trade (CBOT) ditutup menguat 3,3 persen ke level US$844,2 per gantang, Rabu (7/8/2022) setelah sebelumnya naik hampir 7 persen. Harga penutupan kemarin merupakan yang tertinggi sejak 11 Juli 2022. Penguatan berlanjut pada perdagangan Kamis (8/9/2022) dengan harga berada di level US$847,6 per gantang hingga pukul 9:40 WIB.

Lonjakan harga gandum terjadi tak lama setelah Presiden Rusia Vladmimir Putin mengkritik kesepakatan dagangnya dengan Ukraina, yang ditengahi oleh Turki dan PBB. Kesepakatan tersebut sebelumnya diteken pada Juli dan memberi jaminan keamanan bagi pergerakan komoditas pangan di sepanjang koridor Laut Hitam.

Putin pada Forum Ekonomi Vladivostok mengatakan koridor pengiriman pangan Ukraina tidak membantu menopang pasokan ke negara-negara miskin, karena sebagian besarnya dikirim ke Eropa. Dia menambahkan, ada baiknya untuk membahas pembatasan rute dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Pergerakan harga gandum sebagai respons pernyataan Putin membuktikan bahwa pasar tetap sensitif terhadap sinyal politis apa pun pada 120 hari awal pelaksanaan perjanjian tersebut.

"Rusia serta negara-negara miskin tertipu, meskipun kami telah melakukan segalanya untuk mencapai kesepakatan ini, kami mematuhinya dan memastikannya," kata Putin, dilansir Bloonberg, Kamis (8/9/2022).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
back to top To top