Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Kisi-kisi Jokowi Soal Pajak Ekspor Nikel untuk Saham INCO, ANTM
Lihat Foto
Premium

Kisi-kisi Jokowi Soal Pajak Ekspor Nikel untuk Saham INCO, ANTM

Jokowi menyiratkan pajak ekspor nikel akan diberlakukan tahun ini, bakal menyenggol bisnis Vale Indonesia (INCO) dan Antam (ANTM).
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com
19 Agustus 2022 | 13:05 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Pajak ekspor nikel bakal diberlakukan tahun ini, menyusul digenjotnya penghiliran industri logam oleh pemerintah. Hal ini bakal menyenggol operasional emiten tambang seperti Vale Indonesia (INCO) dan Antam (ANTM).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan kisi-kisi bahwa pengenaan pajak atas ekspor nikel bakal diberlakukan pada tahun ini. Hal itu senapas dengan misi penghiliran yang telah disampaikan dalam pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT ke-77 RI, Selasa (16/8/2022).

Sebagai produsen nikel terbesar dunia, Jokowi ingin lebih banyak pemurnian dilakukan di dalam negeri.

Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, Kamis (18/8/2022), Jokowi mengonfirmasi bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mengenakan pungutan atas pengapalan nikel.

Sebelumnya pada awal 2022 seorang pejabat mengatakan bahwa pemerintah sedang mempelajari pajak progresif untuk nikel pig iron dan feronikel.

Pergeseran industri otomotif ke electric vehicle (EV) telah mendorong lonjakan permintaan untuk logam penyusun baterai, termasuk diantaranya nikel, lithium, dan kobalt.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top