Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Emiten Barang Konsumen UNVR INDF MYOR Royal Belanja Iklan, Berlanjut Hingga Akhir Tahun?
Lihat Foto
Premium

Emiten Barang Konsumen UNVR INDF MYOR Royal Belanja Iklan, Berlanjut Hingga Akhir Tahun?

Pengeluaran iklan dan promosi dari sejumlah emiten barang konsumen menjadi yang tertinggi pada semester I/2022.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com
15 Agustus 2022 | 05:28 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Belanja iklan dan promosi emiten barang konsumer di sisa 2022 tampaknya tidak akan semasif semester I/2022. Secara historis, pengeluaran jumbo untuk promosi nyatanya tidak selalu berdampak signifikan pada kinerja pendapatan perusahaan.

Laporan Nielsen Ad Intel menunjukkan belanja iklan semester I/2022 naik 7 persen secara tahunan sehingga menembus Rp135 triliun berdasarkan gross rate card. Sejumlah emiten fast moving consumer goods (FMCG) tercatat masuk jajaran teratas daftar pengiklan.

Beberapa perusahaan besar di industri FMCG yang masuk dalam jajaran top pengiklan pada paruh pertama 2022 a.l. PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Mayora Indah Tbk. (MYOR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), P&G, Nestle, dan WINGS.

Nielsen tidak memperinci nilai iklan dari masing-masing perusahaan, tetapi menyebutkan bahwa nama-nama besar di industri FMCG lebih banyak beriklan melalui televisi. Dari sektor lain, top pengiklan mencakup Valorant, Lazada, dan Garena.

Di tengah kenaikan belanja iklan, Nielsen juga menyoroti jumlah produk baru yang muncul. Jika dibandingkan dengan 2019, jumlah produk baru pada semester pertama 2022 justru lebih kecil, yaitu sebesar 4.334 dari total 13.704 produk yang beriklan. Kategori leisure dan facial product mendominasi untuk meluncurkan iklan produk baru.

“Untuk semester pertama 2022 ini, bisa dikatakan bahwa pengiklan sudah mulai menunjukkan rasa percaya diri untuk kembali beriklan. Hal ini menunjukkan bahwa industri mulai pulih pascapandemi. Namun, masih ada kehati-hatian untuk meluncurkan produk baru dan juga para pengiklan mulai menggunakan strategi campaign yang lebih pendek untuk tema-tema tertentu,” tulis Nielsen dalam laporannya, dikutip Minggu (14/8/2022).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top