Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Harga Gandum Mengendur Efek Perjanjian Rusia-Ukraina, Kerek Saham INDF & ICBP?
Lihat Foto
Premium

Harga Gandum Mengendur Efek Perjanjian Rusia-Ukraina, Kerek Saham INDF & ICBP?

Seiring perjanjian Rusia-Ukraina untuk memulai kembali ekspor biji-bijian, harga gandum mengendur, menjadi sentimen positif duo INDF dan ICBP.
Reni Lestari & Dewi Soemanagara
Reni Lestari & Dewi Soemanagara - Bisnis.com
04 Agustus 2022 | 19:02 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Harga gandum mulai mengendur di pasar dunia sebagai dampak perjanjian Rusia-Ukraina. Perkembangan ini berkorelasi erat ke saham dan margin duo emiten Grup Salim, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) dan anaknya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP)?

Harga gandum berjangka untuk kontrak September 2022 di Chichago Board of Trading (CBOT) turun 0,35 persen ke level US$761,30 pada perdagangan Kamis (4/8/2022) hingga pukul 17.24 WIB. Dalam sebulan terakhir, angka tersebut telah terkoreksi 6,48 persen dari posisi US$814,12 per gantang.

Mengendurnya harga gandum patut diamati sebagai dampak dari pembukaan kembali ekspor komoditas pertanian Ukraina pada awal pekan ini. Pemerintah Ukraina dalam dua minggu ke depan tengah melakukan masa percobaan dengan memberangkatkan tiga kapal per hari di setiap koridor yang disepakati dalam perjanjian dengan Rusia.

Meski prospek produksi gandum Ukraina masih buram di tengah luasnya ladang pertanian yang rusak akibat invasi, perkembangan ini tetap memberi harapan untuk segera meredam lonjakan inflasi pangan dunia.

Di dalam negeri, hal ini menjadi kabar baik bagi dua perusahaan yang rakus gandum, Indofood Sukses Makmur dan entitas anaknya Indofood CBP Sukses Makmur.

Sentimen melonggarnya harga gandum direspons positif oleh pasar, dengan kedua saham kompak berada di jalur hijau. Sampai akhir perdagangan Kamis (4/8/2022), INDF membukukan kenaikan 1,14 persen ke level Rp6.650 per lembar. Pertumbuhan harga secara year-to-date (ytd) terpantau menyentuh 5,14 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top