Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Mencecap Gurih Saham INDF & ICBP Usai Tebar Dividen Rp4,9 Triliun
Lihat Foto
Premium

Mencecap Gurih Saham INDF & ICBP Usai Tebar Dividen Rp4,9 Triliun

Sejumlah katalis membayangi pergerakan saham INDF dan ICBP yang akan segera melakukan pembayaran dividen tunai untuk kinerja tahun buku 2021.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com
03 Agustus 2022 | 06:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Ketangguhan saham duo emiten konsumer Grup Salim, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP), akan diuji usai momen pembagian dividen dari tahun buku 2021.

Berdasarkan jadwal pembagian dividen INDF dan ICBP, penentuan pemegang saham yang berhak mendapat dividen tunai alias recording date jatuh pada Rabu (3/8/2022).

Untuk pemegang saham INDF, pembayaran dividen tunai dijadwalkan berlangsung pada 24 Agustus 2022. Selanjutnya, pemegang saham ICBP yang berhak akan menerima setoran pada 23 Agustus 2022.

Sebagai pengingat, INDF akan membagikan dividen sebesar Rp278 per saham atau senilai total Rp2,44 triliun. Nilai itu setara dengan 31,93 persen dari total laba bersih INDF pada 2021 sebesar Rp7,64 triliun.

Sementara itu, dividen ICBP ditetapkan sebesar Rp215 per saham atau senilai total Rp2,5 triliun. Dividend payout ratio ICBP sebesar 39,12 persen dari total laba bersih produsen mie instan Indomie tersebut pada 2021 sebesar Rp6,39 triliun.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top