Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Jalan Berkelok Saham Unilever (UNVR) Kembali ke Harga Lama
Lihat Foto
Premium

Jalan Berkelok Saham Unilever (UNVR) Kembali ke Harga Lama

Unilever Indonesia (UNVR) sempat punya kapitalisasi pasar Rp300 triliun, namun kini rontok. Jalan kembali ke posisi itu tampak berliku.
Iim Fathimah Timorria & Herdanang Ahmad Fauzan
Iim Fathimah Timorria & Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
29 Juli 2022 | 07:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Rachmat sempat punya harapan setinggi langit. Datang pertama kali sebagai investor ritel pada 2018, semula dirinya percaya penuh pada tuah saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR). Hampir separuh modal awalnya dia taruh di perusahaan produsen pepsodent tersebut.

Ketika pandemi Covid-19 pertama kali datang awal 2020, harapan itu juga belum surut.

“Buat saya penurunan saat itu ya wajar. Lagipula, semua saham big caps [harga sahamnya] juga turun semua,” kenangnya kepada Bisnis.

Namun, kesabaran itu tak kunjung berbuah. Hingga hari ini (29/7/2022), ketika pandemi Covid-19 sudah relatif terkendali dan banyak perusahaan big caps telah kembali ke posisi kapitalisasi pasar prapandemi, UNVR tak kunjung “sembuh.” Rachmat, dan mungkin ribuan investor ritel lain pun pelan tapi pasti menyerah.

“Saya sendiri sudah nyerah dan jual semua saham [UNVR] di harga sekitar Rp6.000. Saya belum tertarik beli lagi, seenggaknya sebelum harganya balik ke posisi itu lagi [Rp6.000],” imbuh Rachmat.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top