Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Alarm Hati-hati buat Saham Telkom (TLKM)
Lihat Foto
Premium

Alarm Hati-hati buat Saham Telkom (TLKM)

Kondisi perekonomian yang abu-abu dan perubahan pola konsumsi data masyarakat bisa menjadi peluang sekaligus batu sandungan untuk Telkom (TLKM).
Rahmi Yati & Herdanang Ahmad Fauzan
Rahmi Yati & Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
26 Juli 2022 | 21:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Adanya penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juni 2022 kembali memunculkan kekhawatiran soal perlambatan pemulihan daya beli masyarakat kelas menengah pasca-pandemi. Kondisi ini terindikasi berpengaruh terhadap penilaian atas prospek saham layanan telekomunikasi, termasuk PT Telekomunikasi Indonesia Persero Tbk. (TLKM).

Sebagai konteks, lebih dari separuh pendapatan TLKM dalam beberapa tahun terakhir bersumber dari segmen mobile alias seluler. Dan, segmen ini bergantung pada sub-segmen data, internet, dan jasa teknologi informatika dari para pelanggan sebagai tulang punggungnya.

Gerak saham TLKM di awal tahun ini memang sempat menggiurkan. Dari harga awal tahun 4.040 per lembar, di pekan terakhir April harga saham TLKM dalam tren menguat 18 persen ke posisi Rp4.770 per saham.

Namun, sejak saat itu, pergerakan TLKM cenderung mulai terkoreksi dan berada pada posisi Rp4.250 per saham sampai penutupan perdagangan Selasa (26/7/2022). Meskipun, posisi ini sebenarnya masih merepresentasikan titik 5,19 persen lebih tinggi year-to-date (ytd).

Terhitung hingga Selasa (26/7), rekomendasi konsensus Bloomberg terhadap saham TLKM sebenarnya masih tergolong tinggi, yakni pada rating 4,65 dari 5. Namun, rating ini sesungguhnya telah menurun dari angka 4,97 di awal tahun.

Salah satu yang belakangan menyesuaikan penilaiannya adalah analis Samuel Sekuritas Paula Ruth. Dalam publikasi terakhir pekan ini, Ruth mengubah penilaian atas TLKM dari buy menjadi hold karena beberapa faktor. Salah satunya, adalah pemulihan kemampuan masyarakat menengah untuk melakukan konsumsi yang dinilai lebih lambat dari ekspektasi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top