Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Investor hingga Emiten Bank Kakap Mengalap Keuntungan SBR011, Siap Serbu SBN Ritel 2022 Berikutnya?
Lihat Foto
Premium

Investor hingga Emiten Bank Kakap Mengalap Keuntungan SBR011, Siap Serbu SBN Ritel 2022 Berikutnya?

Keuntungan SBN ritel 2022 tidak hanya dirasakan oleh investor tetapi beberapa emiten perbankan jumbo atau big caps.
Lorenzo Anugrah Mahardika & Dionisio Damara
Lorenzo Anugrah Mahardika & Dionisio Damara - Bisnis.com
22 Juni 2022 | 10:06 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Salah satu instrumen surat berharga negara (SBN) ritel, savings bond ritel seri SBR011, laris manis diserbu oleh investor.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menetapkan hasil penjualan SBR011 senilai Rp13,91 triliun. Pembelian oversubscribe hingga 2,78 kali dari target awal sebesar Rp5 triliun.

Nilai ini lebih besar dibandingkan dengan instrumen yang telah ditawarkan sebelumnya secara daring maupun luring sebelum penggunaan sistem e-SBN mulai 2018.

SBR011 merupakan satu-satunya SUN ritel non-tradable atau yang tidak dapat diperdagangkan kembali yang diterbitkan 2022. Seri ini terakhir kali diterbitkan pada Juli 2021.

Dari sisi jumlah investor, terdapat 47.673 investor yang berinvestasi di SBR011 yang 20.948 investor atau 43,9 persen di antaranya investor baru.

Pada penerbitan SBR011 kali ini, terdapat 3.161 investor yang melakukan pemesanan dengan nominal Rp1 juta.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top