Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan mengamati pergerakan saham di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (19/11/2020). - Bisnis/Arief Hermawan P
Lihat Foto
Premium

Deretan Sektor Saham Diramal Kecipratan Cuan Pelonggaran Prokes Covid-19, Sudah Punya?

Pelonggaran protokol kesehatan (prokes) pandemi Covid-19 digadang-gadang akan menjadi berkah tersendiri bagi sederet sektor saham.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com
20 Mei 2022 | 08:55 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Sederet sektor saham diprediksi akan mendapat berkah dari fase pemulihan ekonomi seiring dengan relaksasi aturan protokol kesehatan (prokes) pandemi Covid-19.

Fluktuasi pergerakan bursa saham Indonesia setelah periode Lebaran 2022 tidak serta merta memupuskan harapan indeks harga saham gabungan (IHSG) akan mencetak rapor ciamik pada 2022.

Data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan indeks harga saham gabungan (IHSG) mencapai 6.823 atau naik 0,44 persen secara harian dan naik 3,67 persen secara tahun berjalan hingga Kamis (19/5/2022).

Dari sisi sektoral, laju indeks komposit mendapat sokongan tenaga dari sektor saham energi, sektor saham transportasi dan logistik, serta sektor saham industri.

Prospek pasar saham Indonesia diyakini masih menarik di mata investor. Hal itu diungkapkan oleh sederet analis.

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai kondisi ekonomi Indonesia selama pemulihan menjadi modal yang kokoh bagi investor menanamkan modalnya di Tanah Air.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top