Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawati beraktivitas di sekitar logo Bank Neo Commerce di Jakarta, Kamis (19/4/2021). - Bisnis/Arief Hermawan P
Lihat Foto
Premium

Grup Alibaba Belanja Saham Bank Neo Commerce BBYB Kala Bursa Anjlok

Grup Alibaba mengakumulasi kepemilikan saham di Bank Neo Commerce jelang eksekusi penambahan modal lewat skema rights issue.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com
19 Mei 2022 | 09:49 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Grup Alibaba justru menambah kepemilikan saham di PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) kala pasar modal Indonesia mengalami tekanan setelah periode libur Lebaran 2022.

Pergerakan mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok usai libur panjang bertepatan dengan perayaan Idulfitri 2022. Sederet saham mengalami koreksi pada sesi perdagangan pekan lalu tidak terkecuali Bank Neo Commerce.

Data menunjukkan saham BBYB parkir di zona merah lima sesi beruntun pada 9 Mei 2022 — 13 Mei 2022. Koreksi itu membuat mahar per lembar perbankan digital itu menguap sekitar 10,70 persen dalam sepekan terakhir.

Momentum koreksi itu seolah menjadi kesempatan yang tidak dilewatkan oleh Grup Alibaba melalui salah satu entitas afiliasinya untuk mengakumulasi saham BBYB.

PT Akulaku Silvrr, entitas terafiliasi Grup Alibaba, nampak memperkuat cengkramannya di Bank Neo Commerce.

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis.com, kepemilikan Akulaku Silvrr masih sebanyak 2.405.409.754 (2,405 miliar) lembar saham atau setara dengan 25,53 persen pada 12 Mei 2022.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top