Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Harga token Luna di Terra Station Dashboard pada smartphone yang diatur di Hastings-on-Hudson, New York, A.S., Minggu, 10 April 2022 - Tiffany Hagler-Geard - Bloomberg
Lihat Foto
Premium

Duka dan Paradoks di Balik Krisis Harga Terra (LUNA) hingga UST

Krisis harga Terra (LUNA) yang dipengaruhi runtuhnya stablecoin UST membuat trader dan investor kripto resah.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
12 Mei 2022 | 12:52 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Nasib Dimas (28) sedang tidak begitu baik. Amblasnya harga kripto Terra alias LUNA dalam beberapa hari terakhir bikin jam tidur trader asal Yogyakarta itu sedikit terganggu.

Dimas banyak pikiran. Namun, dia juga bersyukur karena sempat melakukan konversi Luna miliknya ke aset kripto lain ketika posisi penurunan koin tersebut berada di kisaran 30 persen dari harga normal.

“Saya pikir mending lihat sisi positifnya saja. Sekaligus buat pelajaran diri sendiri supaya lebih berhati-hati,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (12/5/2022).

Wajar jika orang seperti Dimas bersyukur. Sebab di tempat lain, trader dan investor kripto yang bernasib lebih apes tidak bisa dihitung dengan jari.

Sebagai konteks, ketika artikel ini dibuat pada Kamis (12/5) pukul 12.00 WIB, harga LUNA berada pada kisaran US$0,34 per keping. Level harga ini masih menandakan penurunan 96,4 persen dalam 24 jam terakhir, dan 99,6 persen dari posisi US$87,09 per keping dalam sepekan terakhir.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top