Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Aktivitas di pelabuhan PT Bayan Resources Tbk. Istimewa
Lihat Foto
Premium

Drama Gugatan Emiten Batu Bara Crazy Rich Low Tuck Kwong (BYAN)

Drama tumpang tindih WIUP yang melibatkan emiten crazy rich Low Tuck Kwong, Bayan Resources (BYAN) berlanjut. Gugatan kini mengarah kepada Kementerian Investasi.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
12 April 2022 | 18:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Crazy rich Dato Low Tuck Kwong sepertinya belum putus asa. Lewat entitas-entitas anak emitennya yakni PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), Low akhirnya menggugat Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Gurita bisnis Low memang sedang gundah. Terbitnya SK Menteri Investasi tentang Penciutan dan Persetujuan Penyesuaian Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) untuk 5 entitas turunan BYAN berpotensi mengganggu kelangsungan bisnis batu bara perusahaan.

“Saat ini tidak ada dampak terhadap kondisi keuangan perseroan. Namun demikian, kelima anak usaha perseroan belum dapat atau terhambat untuk melanjutkan kegiatan operasionalnya,” tulis Low dalam surat yang dikirim kepada otoritas bursa, Senin (11/4/2022).

Sebagai pengingat, SK penyesuaian WIUP dari Kementerian Investasi alias BKPM sampai ke tangan entitas-entitas anak BYAN pada 14 Januari dan 2 Februari 2022.

Berdasarkan keterangan BYAN pada awal Maret 2022, kelima entitas yang mengalami penyesuaian WIUP di antaranya adalah PT Bara Sejati (BS), PT Cahaya Alam (CA), PT Dermaga Energi (DE), PT Orkida Makmur (OM) dan PT Sumber Api (SA).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top