Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Alat stacker-reclaimer batu bara PT Bukit Asam Tbk. (PTBA). Alat ini digunakan untuk mengambil batu bara dari tumpukan menuju conveyor untuk kemudian dikirim ke train loading station. - Bisnis / Aprianto Cahyo Nugroho
Lihat Foto
Premium

Ramalan Durasi Pesta Harga Batu Bara, Intip Saham Pilihan 2022

Kenaikan harga batu bara diprediksi masih akan berlangsung sepanjang 2022. Emiten mana yang menjadi saham pilihan 2022?
Mutiara Nabila, Faustina Prima Martha, & M. Nurhadi Pratomo
Mutiara Nabila, Faustina Prima Martha, & M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com
06 April 2022 | 06:14 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Laju harga batu bara diproyeksikan masih akan berada dalam fase uptrend sepanjang periode 2022.

Tren kenaikan harga emas hitam di pasar global juga berimbas terhadap kebijakan di dalam negeri. Teranyar, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan HBA April 2022 sebesar US$288,4 per ton, naik 41,5 persen dari periode Maret 2022 yang dipatok US$203,69 per ton.

Kementerian ESDM menjelaskan, peningkatan HBA April 2022 disebabkan oleh keputusan Amerika Serikat dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) melakukan embargo terhadap pasokan energi dari Rusia.

“Sanksi embargo energi merupakan buntut dari masih memanasnya konflik Rusia-Ukraina. Harga komoditas batu bara global pun ikut terpengaruh, sehingga HBA di bulan ini melonjak signifikan hingga 41,5 persen dari Maret 2022 sebesar US$203,69 per ton,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi.

Di lain pihak, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia menyebutkan bahwa kenaikan HBA memang menjadi berkah bagi para penambang sehingga produksi dalam negeri bisa dioptimalkan.

“Kenaikan harga yang tinggi ini tentu menjadi berkah yang harus dimaksimalkan oleh penambang. Para penambang berusaha mengoptimalkan produksi yang sempat terkendala akibat larangan ekspor sementara di Januari [2022] yang lalu,” jelas Hendra kepada Bisnis, Selasa (5/4/2022).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top