Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Papan pengawasan khusus bakal dibuat untuk menempatkan saham-saham yang kini diperdagangkan di level gocap atau level terendah. (Bisnis - Nurul Hidayat)
Lihat Foto
Premium

Tikungan Tajam HK Metals (HKMU) Usai Ditinggal Ngasidjo Achmad

Era kendali Ngasidjo Achmad dan Hyamn Sukses Abadi berakhir. Bagaimana nasib HK Metals Utama (HKMU) selanjutnya?
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
10 Februari 2022 | 07:55 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Lenyapnya status pengendali yang dimiliki PT Hyamn Sukses Abadi pimpinan William Ngasidjo Achmad terhadap PT HK Metals Utama Tbk. (HKMU) bikin investor ketar-ketir.

Kini, pemilik lebih dari 3,2 miliar lembar saham publik HKMU hanya bisa berharap supaya investasi yang mereka tanam tidak berakhir menjadi debu. Pasalnya, dalam dua hari terakhir, mahar saham emiten ini masih tertidur lelap di level gocap alias Rp50 per saham. 

Tanpa pengendali, HKMU juga mulai mendapat atensi lebih dari otoritas bursa. Ada semacam kekhawatiran jika nasib perusahaan tersebut berujung seperti entitas-entitas milik dinasti konglomerat Benny Tjokro.

Menyikapi kekhawatiran yang ada, Direktur HKMU Jodi Pujiyono berjanji manajemen akan tetap melanjutkan seluruh aktivitas bisnis. Menurutnya, manajemen juga sudah mulai melakukan audiensi dengan otoritas bursa.

“Tentunya nanti akan ada pengendali baru, mengingat rencananya kami akan menerbitkan saham baru sampai 58 persen,” tuturnya ketika dikonfirmasi Bisnis, Rabu (9/2/2022).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top