Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan melintas di dekat layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (17/2/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Lihat Foto
Premium

Rapor Merah Saham-saham Cabe Rawit, Masih Layak Koleksi?

Saham-saham second liner kehilangan tajinya pada perdagangan Januari 2022. Bagaimana prospeknya mengarungi Tahun Macan Air?
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com
02 Februari 2022 | 16:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Saham second liner atau lapis kedua yang menjadi primadona sepanjang 2021 berbalik arah pada perdagangan Januari 2022.

Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks IDX Small-Mid Cap (SMC) Composite terkoreksi 0,49 year-to-date (ytd) hingga akhir perdagangan Januari 2022.

Rapor saham-saham berkapitalisasi kecil menengah itu berbanding terbalik dengan saham blue chips khususnya penghuni LQ45. Indeks itu terpantau naik 0,88 persen sepanjang periode yang sama atau outperform dari IHSG yang menguat 0,75 persen.

Rapor merah juga dibukukan Indeks IDX SMC Liquid sepanjang Januari 2022. Koreksi 2,42 persen menjadi yang terbesar kedua di antara indeks BEI lainnya pada periode yang sama.

Untuk diketahui, IDX SMC Liquid merupakan wadah yang mengukur kinerja harga dari saham-saham dengan likuiditas tinggi dengan kapitalisasi pasar kecil dan menengah.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top