Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawati menunjukan uang Rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Minggu (7/6/2020). - Bisnis/Arief Hermawan P
Lihat Foto
Premium

The Fed Makin Hawkish, Bursa Saham Asia Tenggara Tahan Banting?

Bursa saham Asia Tenggara berdiri kokoh kala sejumlah pasar ekuitas global tersengat nada hawkish Bank Sentral Amerika Serikat The Fed.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com
31 Januari 2022 | 12:04 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa saham di Asia Tenggara tampil memukau dengan meredam sentimen kebijakan hawkish Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed. Apa jurus rahasia para investor di Asean?

Setelah The Fed, Bank Sentral AS mengumumkan pengetatan moneter yang dimulai dengan menaikkan suku bunga acuan pada Maret 2022, aset berisiko global mulai jatuh.

Akan tetapi, reaksi sederhana di pasar Asia Tenggara menunjukkan tebalnya ketahanan kawasan ini yang menawarkan peluang baru kepada investor.

Eksposur yang tinggi terhadap saham perusahaan yang pendapatannya terpengaruh oleh kondisi makro ekonomi dan siklus bisnis atau cyclical stock, pelonggaran stimulus oleh Pemerintah China, hingga pembukaan akses wilayah memperkuat prospek cerah pasar saham dan obligasi di Asia Tenggara.

Optimisme tecermin dari pergerakan Indeks MSCI Asia Tenggara atau Asean yang hanya turun di bawah 2 persen pada pekan lalu, dan mampu melampaui benchmark yang merosot hampir mencapai 5 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top