Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Layar monitor memperlihatkan pergerakan saham Unilever NV di NYSE, New York, AS. - Bloomberg/Michael Nagle
Lihat Foto
Premium

Menakar Saham UNVR di Tengah Rencana Pengendali Tetap Ngotot Akuisisi Jumbo

Saham Unilever Indonesia pada perdagangan hari ini, (18/1/2022) ditutup melemah tipis 0,94 persen.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
18 Januari 2022 | 20:10 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Raksasa konsumer global Unilever Plc tampaknya masih pantang mundur mengejar obsesinya untuk mengakuisisi perusahaan farmasi konsumer GSK Consumer Healthcare (GCH).

Setelah proposal 50 miliar poundsterling alias Rp978 triliun lebih yang diajukan akhir pekan lalu berujung penolakan, perusahaan asal Inggris tersebut tengah mempertimbangkan pengajuan proposal baru dengan nominal lebih besar.

Mengacu laporan Financial Times GlaxoSmithKline (GSK) dan Pfizer, dua pemegang saham GCH menghendaki agar proposal minimal diajukan dengan nominal 25 persen di atas harga pasar.

Artinya, para pemegang saham menghendaki tawaran sekurang-kurangnya 60 miliar poundsterling.

“Bila [Unilever atau perusahaan lain] menawar di atas 60 miliar, rasanya akan sulit untuk menolak,” ujar sumber anonim Financial Times dalam laporannya, Senin (17/1/2022). 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top