Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (14/4/2020). (Bisnis -  Himawan L Nugraha)
Lihat Foto
Premium

Saham Second Liner 'Termurah' dari Indeks Jawara BEI, Pilih Mana?

Deretan emiten konstituen Indeks IDX SMC Composite memiliki valuasi murah pada awal perdagangan Januari 2022.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com
13 Januari 2022 | 13:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Kenaikan harga saham berkapitalisasi kecil dan menengah sepanjang 2021 mengantarkan Indeks IDX Small-Mid Cap (SMC) Composite menjadi jawara.

Indeks IDX SMC Composite mencetak return atau imbal hasil terbesar dibandingkan dengan indeks Bursa Efek Indonesia (BEI) lainnya sepanjang 2021.

Laporan statistik BEI menunjukkan kenaikan yang dibukukan IDX SMC Composite sebesar 28,50 persen year to date (ytd) 2021 melampaui indeks harga saham gabungan (IHSG) 10,08 persen dan Indeks LQ45 yang justru terkoreksi 0,37 persen.

Berdasarkan data Bloomberg, lonjakan indeks saham-saham lapis dua tersebut dimotori oleh PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) yang naik 2.718,28 persen ke level Rp7.075. Emiten afiliasi konglomerat Chairul Tanjung dan Grup Salim itu memimpin daftar leaders.

Di bawah BBHI, bertengger saham afiliasi orang terkaya Indonesia lainnya Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Studios International Tbk. (MSIN), dengan kenaikan harga 1.267,48 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top