Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pabrik PT Indofarma Tbk. Pada 2019, perusahaan farmasi milik negara itu berhasil mencetak laba setelah 3 tahun menderita kerugian. - indofarma.id
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis : Grup Hary Tanoe Kejar Saham Indofarma (INAF)

Perusahaan pengelola aset afiliasi konglomerat Hary Tanoesoedibjo, Bhakti Asset Management (BAM), bersama konsorsium berambisi besar meminang saham Indofarma yang akan didivestasi oleh pemerintah.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com
10 Januari 2022 | 10:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Konsorsium afiliasi konglomerat Hary Tanoesoedibjo tidak mengendurkan minatnya untuk meminang 51 persen saham PT Indofarma (Persero) Tbk. (INAF) meski PT Kimia Farma (Persero) Tbk. (KAEF) mundur dari gabungan usaha.

Empat konsorsium termasuk Bhakti Asset Management bersaing mengikuti tender divesatsi 51 persen saham pemerintah di Indofarma. Bhakti Asset Management yang kini telah bersalin nama menjadi PT MNC Asset Management bersaing dengan beberapa nama seperti konsorsium Washington H Soul Pattinson Ltd, konsorsium Sunny Corp, dan konsorsium Korindo dari Korea.

Pemerintah mensyaratkan calon pembeli Indofarma bukan sekadar lembaga keuangan melainkan perusahaan yang mengerti industri farmasi. Mundurnya Kimia Farma membuat BAM harus mencari perusahaan lain untuk bergabung dalam konsorsium.

Rudy Tanoesoedibjo, yang tengah menjabat sebagai komisaris BAM, mengungkapkan pihaknya akan tetap menggandeng perusahaan farmasi menjadi anggota konsorsium menggantikan Kimia Farma yang mundur.

“Kami sedang dalam pembicaraan dengan salah satu perusahaan farmasi,” ujarnya dikutip dari Koran Bisnis Indonesia edisi 10 Januari 2003.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top